Mengenal Market Lebih Dalam Dari Sebelumnya

Alhamdulillah, kita sudah selesai membahas tentang bagaimana caranya menjadi reseller handal dengan menghasilkan banyak penjualan. Saya harap dengan mempelajari dan mempraktekkan materinya, Anda sekarang sudah makin jago jualannya. Insya Allah, Amin…

Sekarang, mari coba kita flashback lagi apa yang sudah kita pelajari tentang bagaimana menjadi Reseller Handal.

1. Pelajari produk

Keunggulan produk, kelebihan dan kekurangan, bahan yang digunakan, cara pakai, dan lain-lain yang berhubungan dengan produk Anda.

2. Tuliskan target penjualan

Buat target penjualan harian, bulanan, tahunan, dan tuliskan kapan Anda akan mendapatkan target tersebut, dll. Jangan cuma diingat tapi tuliskan.

3. Kuasai media sosial

Cukup satu media sosial tapi harus benar-benar Anda kuasai. Kuasai bagaimana cara menggunakannya, bagaimana cara daftarnya, bagaimana cara beriklan disana, dll.

4. Pelajari ilmu copywriting

Berlatihlah menulis iklan penawaran di media sosial, pelajari bagaimana caranya agar orang tertarik dengan iklan Anda, dll

5. Pelajari teknik closing

Bagaimana agar orang mau membeli produk Anda, bagaimana cara mengatasi penolakan, bagaimana agar orang mau memilih produk Anda, dll.

Nah inilah 5 ilmu yang harus Anda miliki untuk bisa menjadi reseller handal.

Tapi tahukah Anda, ternyata ada yang lebih penting dari semua hal diatas. Bahkan lebih penting dari semua ilmu dan strategi pemasaran yang pernah ada. Apa itu?

Manusia…

Maksudnya…

Bisnis adalah tentang manusia. Bisnis adalah tentang bagaimana produk Anda dibeli orang lain. Bisnis adalah tentang bagaimana produk Anda bisa menjadi solusi dari masalah yang sedang orang lain hadapi. Bisnis adalah tentang memberikan solusi/membantu orang lain dan Anda dibayar untuk itu.

Strategi bisnis dan pemasaran dari dulu sampai sekarang, sebenarnya nggak banyak yang berubah. Ilmu bisnis yang dulu mungkin pernah Anda pelajari, saya yakin sampai sekarang masih bisa dipakai.

Yang berubah itu manusianya. Cara kita berkomunikasi dengan manusia itu yang berubah seiring dengan perkembangan manusia itu sendiri. Jika dulu cukup dengan menyentuh sisi emosional pembeli, Anda  sudah bisa menghasilkan penjualan, sekarang tidak lagi Anda harus bisa menyentuh sisi spiritualnya juga.

Jadi ketika Anda tahu bahwa penjualan Anda sedang menurun, jangan buru-buru menyalahkan produk, jangan menyalahkan tim, cek dulu apakah Anda dan tim sudah mengenal market lebih dalam dan lebih baik dari sebelumnya. Teknisnya, buatlah sebuah database yang berisi banyak hal tentang pelanggan Anda.

Nggak harus semua variable Anda kumpulkan, cukup yang umum saja, seperti nama, alamat, email, no. hp, akun sosial media, whatsapp, telegram, dll. Tapi semakin detail, tentunya akan semakin baik untuk perkembangan bisnis Anda kedepannya.

Donita sendiri, sejak awal berdiri sampai sekarang tetap getol membangun database bahkan membaginya menjadi beberapa kategori. Membaginya menjadi beberapa kategori memudahkan tim untuk membuat materi promosi yang menjual sesuai target market.

Inilah untungnya jika Anda bisa mengenal market lebih dalam lagi. Bisa djadikan sebagai alat bantu saat Anda ingin menentukan media sosial apa yang akan digunakan sebagai sarana untuk berjualan. Yaitu dengan menyesuaikan marketnya. Market Anda lebih banyak berkumpul dimana.

Begitu juga ketika sedang membuat copywriting, menulis jadi lebih mudah karena Anda tahu apa yang paling dibutuhkan dan diinginkan market Anda. Promosi Apa yang membuat mereka tertarik, dan lain sebagainya.

Nah, sekarang silahkan jawab, seberapa dalamkah Anda mengenal market Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *