Pentingnya Menyusun Kalimat Penawaran.

Joyner, CEO Simpleology, sebuah perusahaan yang ia dirikan untuk membantu meningkatkan produktifitas banyak orang menyebutkan, bahwa hal terpenting dalam bisnis bukan kantor, bukan Mr. HiTech, bahkan bukan produk/jasa, melainkan penawaran.

Bisnis belum ada sebelum ada penawaran.

Ada 2 cara bagaimana menciptakan sebuah penawaran yang sangat menarik dan bisa dipercaya.

Cara pertama yaitu dengan meningkatkan keuntungan atau hal-hal positif dari produk bisnis Anda. Tujuannya, dengan meningkatkan keuntungan maka pembeli akan merasa puas setiap kali bertransaksi dengan Anda.

Sehingga besar kemungkinannya mereka akan kembali lagi dan beli.

Cara kedua yaitu dengan mengurangi bahkan menghilangkan kerugian atau hal-hal negatif dari produk bisnis Anda.

Jika Anda sudah meningkatkan keuntungan kemudian dilanjutkan dengan mengurangi kerugian, maka sempurna sudah, tidak ada lagi alasan pembeli untuk tidak membeli produk Anda.

Untuk melengkapi ilmu Anda tentang membuat penawaran maka setidaknya ada 7 pola/susunan dalam menyampaikan penawaran agar penawaran Anda terlihat sangat menarik.

Tapi sebelum Anda memulai menyusun kalimat penawaran, tentukan terlebih dahulu media promosi apa yang paling tepat yang bisa Anda gunakan untuk menjangkau target market Anda dengan sangat cepat.

Gak usah bingung… sekarang ini media promosi jumlahnya sangatlah banyak. Setiap media punya penggemar dan punya karakteristiknya sendiri. Saran saya, pilihlah media yang bisa menjangkau target market Anda dengan sangat cepat.

Perlu juga dicatat, karena setiap media punya karakteristiknya masing-masing, maka tidak harus semua elemen ada di setiap penawaran Anda. Bahkan urutannya juga tidak harus sama persis. Sesuaikan dan kreasikan dengan media yang Anda gunakan.

Nah, berikut pola atau susunan kalimat penawaran yang saya kutip dari buku Marketing Revolution karya Tung Desem Waringin:

1. Headline
80% orang hanya membaca headline berarti kalau kita salah menulis headline, berapa % kita akan kehilangan pembeli? Kalau Anda menjawab 80%, Anda salah. Karena hanya 80% orang yang membaca headline dan 20% yang lainnya tidak membaca apapun.

Berarti Anda kehilangan 100% pembeli.

Headline sebaiknya menampilkan sesuatu yang paling menguntungkan bagi calon konsumen dan dapat menarik perhatian mereka

2. Tagline
Tagline merupakan sebuah kalimat penawaran yang selalu menempel dibawah judul produk/jasa Anda. Kalimat tersebut haruslah sebuah kalimat yang sangat menarik dan bisa dipercaya sehingga menjadi identitas perusahaan atau produk Anda.

3. Benefit
Orang bukan membeli produk Anda, melainkan membeli solusi atas masalah yang sedang mereka hadapi melalui produk Anda. Maka jelaskanlah sejelas-jelasnya benefit yang bisa produk Anda berikan kepada pembeli.

4. Testimoni
Testimoni sangat efisien untuk meyakinkan pembeli agar membeli produk Anda, karena bisa jadi orang tidak kenal Anda bahkan tidak tahu produk Anda, itu akan susah menjual kepada calon customer Anda. Untuk meyakinkan pembeli maka gunakanlah testimoni dari customer sebelumnya yang telah mencoba dan membeli produk Anda.

Jika produk Anda baru akan launching maka berikan produk Anda kepada orang-orang yang authoritynya bagus misal artis, trainer, motivator, dll.

Intinya mereka yang sudah punya fans, kemudian mintalah testimoninya. Semakin banyak testimoninya, semakin orang akan percaya dengan produk yang Anda jual.

5. Bonus
Pernahkan Anda membeli produk bukan karna Anda ingin produk tersebut melainkan karena bonusnya? Salah satu strategi untuk meningkatkan penjualan adalah dengan memberikan bonus masih relevan dengan produk yang Anda jual. Dengan adanya bonus akan semakin menguatkan pembaca untuk membeli produk Anda.

6. Call to action
Tujuan Call To Action adalah mendesak pembeli agar segera melakukan tindakan membeli atau memesan produk/jasa Anda saat itu juga. Jika Call To Action Anda lemah, maka orang hanya menikmati tulisan dalam promosi Anda, namun mereka tidak akan membelinya.

7. Alamat, nomor hp, email, telepon, website, atau apapun yang mempermudah orang untuk take action.

Penawaran yang sudah dibuat dengan susunan seperti ini tentunya harus disampaikan secara jelas ke calon pembeli agar mereka tahu. Akan jadi sia-sia semua jerih payah Anda ketika sudah selesai menyusun dan membuat penawaran yang sangat menarik tapi tidak ada yang tahu karena tidak disampaikan kepada calon pembeli.

Nah inilah 7 pola yang bisa digunakan dalam menyusun kalimat penawaran agar terlihat sangat menarik. Silahkan dicoba lalu ukur hasilnya apakah pola ini benar-benar efektif untuk bisnis Anda.

Tulis komentar Anda atau bagikan pengalaman Anda di kolom komentar dibawah.

Baca juga : Teknik promosi yang sesuai dengan target market